Freelancer merupakan pekerja yang tidak terikat kontrak. Simak cara menghitung gaji freelancer dan pekerja lepas pada artikel ini!

Ceritas HRIS: Beginilah Cara Menghitung Gaji Pekerja Lepas dan Freelancer

Freelancer atau pekerja lepas adalah mereka yang tidak terikat kontrak secara tetap dengan perusahaan, klien, maupun agensi tertentu. Beberapa orang yang akan menjadi klien mungkin kebingungan untuk melakukan penghitungan gaji para freelancer. Ketahui cara menggaji pekerja lepas dengan lewat penjelasan di bawah ini:

Mengenal Pekerja Lepas dan Freelancer

Freelance dan pekerja lepas merupakan dua istilah yang cukup populer, terutama di dunia kerja dan rekrutmen. Freelancer atau pekerja lepas adalah mereka yang melakukan berbagai bidang pekerjaan untuk sebuah agensi atau seorang klien tanpa terikat kontrak. Karena tidak memiliki kontrak, mereka hanya mengerjakan pekerjaan selama waktu yang relatif singkat

Mengapa Seseorang Menjadi Pekerja Lepas dan Freelancer?

Ada beberapa alasan yang membuat seseorang memilih menjadi pekerja lepas atau mengambil pekerjaan-pekerjaan freelance. Apa sajakah itu?

  1. Menginginkan Tambahan Penghasilan

Hal pertama yang menjadi alasan mengapa seseorang mengambil pekerjaan freelance adalah ingin mendapat penghasilan tambahan. Umumnya, mereka yang mengambil pekerjaan freelance telah memiliki pekerjaan atau bisnis yang menjadi penghasilan utama dan membutuhkan penghasilan tambahan untuk berbagai keperluan atau keinginan.

  1. Waktu yang Lebih Fleksibel

Pekerjaan freelance di bidang apapun umumnya bersifat fleksibel secara waktu. Seseorang dapat mengambil dan mengerjakan pekerjaan saat pagi, siang, sore, ataupun malam di hari apa pun, termasuk akhir pekan.

  1. Bekerja di Mana Saja

Selain waktu yang fleksibel, tempat kerja yang juga fleksibel menjadi alasan seseorang bekerja sebagai freelancer. Pekerjaan freelance dapat dikerjakan di rumah, kafe, hingga perpustakaan umum.

  1. Pengalaman Kerja yang Beragam

Mengambil pekerjaan lepas dapat memberikan pengalaman kerja yang beragam karena adanya berbagai macam proyek dengan peraturan, format, dan cara pengerjaan yang berbeda. Hal ini penting terutama bagi yang ingin mencari pengalaman lebih banyak untuk dicantumkan pada CV dan portofolio.

  1. Bisa Memilih Klien

Banyak sekali pekerjaan freelance yang tersedia tanpa harus mengikuti suatu perusahaan atau agensi tertentu. Pekerjaan freelance seperti ini biasanya memungkinkan Anda untuk memilih klien sesuai dengan kemauan, kemampuan, serta waktu yang dimiliki.

Jenis-jenis Freelance

  1. Copywriter

Copywriter merupakan posisi yang cukup banyak menyediakan pekerjaan lepas untuk para freelancer terutama di era serba digital seperti sekarang. Seorang copywriter umumnya akan diberi jobdesk untuk membuat artikel atau caption di sosial media guna membuat orang tertarik untuk mengunjungi akun atau membeli suatu produk.

  1. Desainer Grafis

Selain copywriter, freelance desainer grafis merupakan pekerjaan yang banyak tersedia. Bagi orang-orang yang memiliki keahlian dan ide cemerlang dalam hal desain, mengambil pekerjaan lepas untuk desain grafis bisa menjadi salah satu pilihan.

  1. Web Developer

Dunia digital tak lepas dari keberadaan sebuah situs web. Oleh karenanya pekerjaan yang berkaitan dengan hal tersebut cukup banyak dicari. Beberapa pekerjaan terkait pengembangan dan pembuatan situs web tersedia dalam bentuk freelance yang tentu sangat cocok bagi yang ingin menjadikannya pekerjaan sampingan untuk mendapat penghasilan tambahan.

  1. MC

Tidak hanya skil dalam dunia digital, skil public speaking pun bisa dijadikan sarana untuk mencari proyek freelance, salah satunya dengan menjadi MC atau Master of Ceremony. Umumnya, lowongan untuk MC dibuka untuk memandu acara-acara seperti pernikahan, seminar, konser, dan lain-lain.  

  1. Fotografer

Beberapa event tentu membutuhkan tenaga untuk mengambil foto sebagai dokumentasi. Kebutuhan tersebut menciptakan banyaknya lowongan untuk freelance fotografer. Lowongan ini sangat cocok bagi yang memiliki hobi fotografi dan waktu cukup luang untuk mengikuti sebuah acara atau sesi foto. 

  1. Model Foto 

Bukan hanya fotografi, tapi pekerjaan freelance juga tersedia untuk model sebagai objek fotografi. Menjadi freelancer model foto bisa terbilang merupakan hal yang cukup mudah karena tidak membutuhkan skil tertentu. Bahkan, sekarang telah banyak lowongan untuk size-plus model atau model dengan badan gemuk.

  1. Translator 

Beberapa bisnis ingin mengembangkan produknya hingga dikenal oleh negara lain. Dari situlah penerjemahan diperlukan. Bila menguasai dua atau lebih bahasa, maka menjadi freelancer translator untuk mendapat penghasilan tambahan.

Cara Menghitung Gaji Pekerja Lepas dan Freelancer

Karena tidak terikat kontrak serta bisa bekerja dengan fleksibel dalam hal waktu dan tempat, para pekerja lepas tidak memiliki pembayaran yang tetap baik dari nominal maupun jangka waktu. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghitung gaji freelancer, yaitu:

  1. Sesuaikan dengan Standar Perusahaan atau Klien

Setiap perusahaan maupun klien perseorangan tentu memiliki standar sendiri untuk hasil pekerjaan tertentu yang bisa berpatokan kepada kesesuaian hasil pengerjaan dengan target maupun batasan pengeluaran perusahaan.

  1. Melihat Portofolio dan Pengalaman

Beberapa freelancer mungkin memiliki portofolio yang tersedia di akun sosial media, blog, ataupun situs lain yang bisa menunjukkan hasil karya. Selain itu, beberapa orang juga tak segan menampilkan CV yang berisi pengalaman mengerjakan jobdesk atau proyek yang serupa dengan pekerjaan yang akan diambilnya.

Kedua hal tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk menentukan bayaran yang akan diberikan kepada freelancer.

  1. Perhitungan Berdasarkan Kompleksitas Pekerjaan

Beberapa pekerjaan atau proyek akan lebih sederhana, sementara beberapa proyek lebih kompleks dan membutuhkan kerja ekstra untuk menyelesaikannya. Pemberian gaji untuk freelancer bisa didasarkan pada kompleksitas pekerjaan yang diambil. Semakin tinggi kompleksitas dan permintaan khusus, maka semakin tinggi pula bayaran yang akan diberikan.  

  1. Perhitungan Berdasarkan Waktu Pengerjaan

Perhitungan untuk pembayaran freelancer dan pekerja lepas bisa didasarkan pada waktu pengerjaan. Karena umumnya mengerjakan sebuah tugas atau proyek yang tidak bersifat kontinu, gaji dapat dihitung berdasarkan waktu jam, hari, atau minggu. Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan sebuah proyek, maka semakin besar pula upah untuk para freelancer.

  1. Perhitungan Berdasar Jumlah Proyek

Jumlah proyek atau tugas yang dikerjakan bisa menjadi pertimbangan lain untuk memberikan gaji kepada pekerja lepas. Jumlah proyek sendiri bisa ditentukan oleh klien atau agensi, maupun oleh para pengambil pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan waktu yang dimiliki.

  1. Perhitungan Berdasarkan Bagian Tertentu dari Proyek

Bagian tertentu dari proyek juga dapat menjadi patokan untuk menggaji para pekerja lepas. Bagian tertentu dari proyek ini dapat berupa halaman dan kata (untuk proyek seperti penulisan dan editing) maupun satu jepretan foto (untuk fotografer dan model).

  1. Menyesuaikan dengan Pasar   

Cara lain untuk menghitung gaji freelancer adalah menyesuaikan dengan harga pasar yang ada. Bila ingin menggaji dengan metode ini, terlebih dulu diperlukan riset untuk melihat harga pasar jasa freelance yang akan digunakan.

Sakura System, Solusi Pembayaran Gaji yang Lebih Mudah

Apa pun cara yang akan dilakukan seorang klien atau agensi untuk menggaji freelancer dan pekerja lepas, mereka akan berhadapan dengan pajak dan biaya tambahan lain seperti bonus. Sakura System dapat membantu Anda dalam melakukan pembayaran gaji baik kepada karyawan tetap maupun para freelancer melalui software SPISy Payroll. Temukan lebih lanjut kelebihan SPISy Payroll dengan mengunjungi www.sakura-system.co.id.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply