Pemberdayaan organisasi diwujudkan sebagai wadah usaha bersama untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan anggotanya. Dengan tujuan untuk tumbuh dan tangguh dalam menghadapi perkembangan ekonomi skala nasional dan global yang semakin dinamis dan penuh tantangan.
Dibutuhkan garis haluan yang memuat ketentuan yang berkaitan dengan arah dan tujuan dari organisasi. Sehingga terciptalah sebuah dokumen bernama Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) yang mengatur organisasi tersebut.
Seperti apa fungsi dari AD ART? Bagaimana bentuknya? Simak dulu definisi dan landasan hukumnya berikut ini.
Definisi AD ART
KBBI daring menyebutkan definisi dari anggaran dasar yaitu peraturan penting yang menjadi dasar peraturan yang lain-lain (bagi perusahaan, perkumpulan, dan sebagainya). Sementara anggaran rumah tangga adalah peraturan pelaksanaan anggaran dasar (bagi perusahaan, perkumpulan, dan sebagainya).
Mengutip Yahya Harahap dari bukunya (Hukum Perseroan Terbatas), bahwa anggaran dasar perseroan merupakan “perjanjian” yang berisi ketentuan tertulis mengenai kekuasaan dan hak-hak yang dapat dilakukan pengurus perseroan. Menurutnya, anggaran dasar merupakan dokumen yang berisi aturan internal dan pengurusan perseroan, yang memuat aturan pokok mengenai penerbitan saham, perolehan saham, modal, RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham (general meeting), hak suara (voting right), dan direksi (meliputi cara pengangkatan dan kekuasaannya).
Kesimpulannya, anggaran dasar adalah kebijakan yang mengatur mengenai tujuan, struktur, dan tata kelola dalam sebuah organisasi atau lembaga. Sedangkan anggaran rumah tangga adalah panduan untuk melaksanakan anggaran dasar tersebut.
Landasan Hukum AD ART
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa AD ART dibuat untuk bentukan lembaga seperti perusahaan, perkumpulan, koperasi dan organisasi lainnya, maka landasan hukumnya akan mengikuti undang-undang atau kebijakan dari masing-masing organisasi tersebut.
Misalnya untuk AD ART sebuah Perseroan Terbatas, maka akan menganut kaidah dari Undang-Undang Perseroan Terbatas No 40 Tahun 2007. Lain halnya dengan koperasi, landasan hukum AD ART koperasi yaitu Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian.
Fungsi AD ART
- Legalitas Organisasi
AD ART memiliki fungsi sebagai legalitas penting yang menggambarkan secara terperinci mengenai tujuan organisasi, struktur pengurus, mekanisme pengambilan keputusan, dan hak serta kewajiban anggota.
- Pedoman Berorganisasi
Selain itu, AD ART berfungsi untuk menjadi pedoman dalam pengembangan dan pemberdayaan organisasi yang mencerminkan nilai dan prinsip organisasi tersebut untuk memenuhi aspirasi dari Anggotanya.
- Arah Kompas Anggotanya
Muatan dari AD ART tidak boleh bertentangan dengan konstitusi atau peraturan yang berlaku, sehingga menjadi acuan bagi para anggota untuk melangkah sesuai dengan basis yang telah ditetapkan.
Muatan AD ART
Anggaran dasar sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 15 UU Perseroan Terbatas memuat beberapa hal seperti:
- Nama dan tempat kedudukan perseroan;
- Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha perseroan;
- Jangka waktu berdirinya perseroan;
- Besarnya jumlah modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor;
- Jumlah saham, klasifikasi saham apabila ada berikut jumlah saham untuk tiap klasifikasi, hak-hak yang melekat pada setiap saham, dan nilai nominal setiap saham;
- Nama jabatan dan jumlah anggota direksi dan dewan komisaris;
- Penetapan tempat dan tata cara penyelenggaraan RUPS;
- Tata cara pengangkatan, penggantian, pemberhentian anggota direksi dan dewan komisaris; dan
- Tata cara penggunaan laba dan pembagian dividen.
Selain ketentuan tersebut, komposisi anggaran dasar juga diatur bagi koperasi dalam UU No 17 tahun 2012, dan memuat sekurang-kurangnya:
- Nama dan tempat kedudukan;
- Wilayah keanggotaan;
- Tujuan, kegiatan usaha, dan jenis koperasi;
- Jangka waktu berdirinya koperasi;
- Ketentuan mengenai modal koperasi;
- Tata cara pengangkatan, pemberhentian, dan penggantian pengawas dan pengurus;
- Hak dan kewajiban anggota, pengawas, dan pengurus;
- Ketentuan mengenai syarat keanggotaan;
- Ketentuan mengenai rapat anggota;
- Ketentuan mengenai penggunaan selisih hasil usaha;
- Ketentuan mengenai perubahan anggaran dasar;
- Ketentuan mengenai pembubaran;
- Ketentuan mengenai sanksi; dan
- Ketentuan mengenai tanggungan anggota.
Kemudian, muatan anggaran rumah tangga berisi cara-cara pengaplikasian dari peraturan yang tercantum dalam anggaran dasar, sehingga substansi per bab dan pasalnya mengikuti prosedur yang tertera pada anggaran dasar.
AD ART sebaiknya ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami para anggota dan pembacanya, selain itu agar implementasinya dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Contoh AD ART
SPISSy Payroll
Kemudahan dalam proses penggajian dapat Anda temukan di SPISy Payroll, sistem yang menyediakan segala keperluan HR dan payroll perusahaan Anda. SPISy dapat meminimalisir kesalahan yang biasa terjadi pada perhitungan manual, seperti mengatur dengan efektif komponen upah dengan fitur payroll component.
Software SPISy dapat secara otomatis membuat laporan berdasarkan tahun, periode, payroll group, project sampai dengan bak payroll, kemudian laporan tersebut dapat dicetak melalui fitur e-payroll. Selain itu karyawan juga dapat melihat rincian online dan mencetak slip gajinya melalui fitur Salary slip.
Laporan status kehadiran karyawan dapat dianalisis dengan lebih akurat menggunakan SPISy. Fitur Timesheet mampu membantu HR dalam melakukan pengelolaan catatan kehadiran karyawan dengan efektif dan efisien. Sistemnya pun terjada dengan teknologi encrypted database yang membuat data karyawan Anda menjadi lebih aman.
Jangan ragu untuk menghubungi Sakura System Solutions di:
+62 21-391-5599 /98 /97
[email protected]

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.